Get Well Soon, dear Nini..

Tags

dari dua hari mata kanan saya kedutan terus, saya bingung gak tau penyebabnya, sampai akhirnya iseng googling “mata kedutan” dengan hasil paling atas ialah situs primbon dengan tulisan:

mata kanan berkedut tandanya akan mendengar berita menyedihkan

mmm.. gak percaya. soalnya kalo dulu kata mama, mata kedutan sebelah kanan tandanya mau dapet rejeki (ngarep :P ).akhirnya saya cuek aja. toh sampai kemarin tidak ada apa-apa.

Tapi kemudian hari ini saya merasa gak tenang di kantor, bawaannya ingin cepat pulang. akhirnya saya memutuskan untuk pulang ekstra cepat. kebetulan atau tidak, primbon seperti membuktikan diri, sampai di Bogor mama kirim sms yang bunyinya:

kamu pulang ke rumah mbah dulu ya, nini lagi koma mau dibawa ke rumah sakit

jegeer! langsung lemes dengernya. nini ini bukan nenek kandung saya, tapi dia udah ikut keluarga dan ikut ngasuh dari mulai mama saya masih anak-anak, sampai akhirnya saya lahir, dan dia terus ikut keluarga saya sampai saya kuliah sebelum akhirnya pindah ke tempat nenek/mbah untuk nemenin mbah yang sekarang sering sendiran di rumahnya.

Di lain sisi, kejadian ini membuat saya merenungi beberapa hal.. Continue reading »

Kapan saat yang tepat untuk menikah?

Tags

.. warning: postingan berikut akan menjadi suatu postingan random tak menentu.

“Wahai para pemuda, siapa saja diantara kalian yang
telah mampu untuk kawin, maka hendaklah dia menikah.
Karena dengan menikah itu lebih dapat menundukkan
pandangan dan lebih menjaga kemaluan. Dan barang siapa
yang belum mampu, maka hendaklah dia berpuasa, karena
sesungguhnya puasa itu bisa menjadi perisai baginya”
(HR. Bukhori-Muslim)

tapi sebenarnya kapan saat yang tepat bagi kita memutuskan untuk menikah?

Ya kalau sudah siap.

tapi kapan kah kita bisa dinyatakan siap untuk menikah? atau kapankah kita HARUS siap untuk menikah?

Beberapa alasan yang sering diutarakan orang yang menunda pernikahan, mungkin diantaranya juga alasan saya yang tidak ingin cepat-cepat menikah:

1. Nabung dulu, kerja dulu, mapan dulu..

Mengapa kita cenderung menunggu mapan dulu untuk menikah? dan kapankah definisi mapan terpenuhi mengingat sifat dasar manusia yang nyaris tidak pernah merasa puas?

“Dan nikahkanlah orang-orang yang sendirian di antara kamu, dan orang-orang yang layak (menikah) dari hamba sahayamu yang lelaki dan hamba-hamba sahayamu yang
perempuan. JIka mereka miskin Allah akan mengkayakan mereka dengan karunia-Nya.  Dan Allah Maha Luas (pemberianNya) dan Maha Mengetahui.”
(An Nuur 32)

Seseorang pernah mengajak saya berdiskusi mengenai hal ini. “kenapa ya orang selalu nunggu mapan dulu saat mau nikah? bukannya menuju mapan berdua lebih menyenangkan daripada harus berjalan sendiri? susah senang bisa dilalui bareng, bisa saling mendukung, dan ada orang yang selalu mengingatkan bahwa apa yang kita kerjakan itu memang untuk dia”

nah loh.. saya gak bisa jawab apa-apa juga.. :D

2. Mengejar mimpi atau karir dulu semasa muda

Mengapa kita cenderung ingin mengejar mimpi sendirian? Bukankah lebih menyenangkan ketika kita bisa mengejar mimpi bersama dengan orang yang kita sayang? Bukankah harusnya mengejar karir akan lebih membahagiakan ketika setiap pulang kantor ada seseorang yang menunggu cerita-cerita kita di rumah? Bukankah untuk seorang wanita, akan lebih hebat ketika secara bersamaan dia bisa menjadi wanita karir sekaligus seorang istri/ibu yang sukses?

3. Takut bukan dia yang terbaik

Semasa pacaran mungkin dia yang paling baik untuk kita. dia baik, perhatian, hangat, akrab dengan seluruh keluarga kita. tapi wajarkah muncul ketakutan bahwa nantinya sikap dia akah berubah ketika sudah menikah? Seperti apa dia kalau menghadapi tangisan bayi setiap malam? jangan-jangan dia yang selama ini kuat di depan kita, akan berubah menjadi seseorang yang tidak kita kenal ketika problem rumah tangga muncul. auch.. saya sepertinya kebanyakan nonton sinetron.. :lol:

Susah ya menentukan kapan kita siap. Mungkin ketika nanti sudah tiba waktunya, akan ditunjukkan jalan untuk menemukan waktu dan pasangan yang tepat. Saat ini yang bisa dilakukan, mempersiapkan diri sebaik mungkin, supaya ketika saat itu datang kita sudah siap :D

Love,
Dhea

End Year Trips

Tags

,

Pertama-tama saya mengucapkan:

Selamat Tahun Baru 2012!

Semoga segala harapan dan mimpi dapat tercapai lagi satu persatu di tahun ini, semoga menjadi orang yang memberi manfaat untuk orang lain. :)

2011. termasuk salah satu tahun yang banyaaaak ngasih kenangan dalam hidup saya. TA lah, sertijab lah, lulus lah, yang akhirnya membawa diri saya ke satu tahap baru dalam hidup. Tahap menuju kedewasaan yang lebih lagi. Tahap menuju segala keruwetan lain yang akhirnya menantang diri untuk lebih baik lagi. *halah*

Dan bulan terakhir di tahun 2011 ditutup dengan mencoba dua tempat yang baru saya kunjungi untuk pertama kali. Continue reading »

Book Review: Untuk Indonesia yang Kuat

Tags

,

20111127-083546.jpg

Berangkat dari suatu misi besar untuk menciptakan Indonesia yang lebih baik, Ligwina Hananto mengajak kita semua terlibat dalam suatu langkah nyata: Stronger Middle Class Indonesians, Golongan Menengah Indonesia yang Kuat.

siapa yang tergolong golongan kelas menengah?
Golongan menengah adalah yang orang-orang yang memiliki mata pencaharian, bisa makan enak tiga kali sehari, mampu beli buku, baju, bahkan tas yang matching. Namun kadang masih terjepit ketika harus berhadapan dengan dana-dana darurat. Padahal golongan ini harus kuat, karena dengan kuatnya mereka, mereka mampu menyokong perekonomian Indonesia dengan lebih baik lagi.

Buku ini membuka mata saya untuk lebih mempersiapkan rencana keuangan baik untuk jangka pendek maupun jangka panjang. Saya yang selama ini hanya percaya dengan sistem menabung saja mulai ngeri ketika menghadapi kenyataan bahwa dengan tingginya angka inflasi, untuk biaya sekolah anak saya nanti saya harus memiliki uang sekitar 1 milyar! Dan total dana pensiun yang harus dipersiapkan untuk 40 tahun ke depan yaitu sekitar 30 milyar! Berapa besarnya uang yang harus saya sisihkan tiap bulan jika saya hanya mengandalkan tabungan saja?

Menurut saya, ini merupakan buku yang wajib dibaca oleh seluruh kalangan menengah Indonesia. Apalagi teman-teman fresh graduate yang pastinya masih banyak waktu untuk merencanakan keuangannya. Tidak perlu menunggu untuk menjadi milyader untuk bisa ikut menyehatkan perekonomian Indonesia. Ketika keuangan kita sehat, kita bisa ikut membantu program-program pemberdayaan masyarakat. Ketika keuangan kita sehat, kita bisa ikut memperkuat perekonomian Indonesia dengan terlibat dalam pasar modal di Indonesia.

when we are stronger, we can help others to become stronger for longer period of time

So, let’s be Smarter Indonesian!

:)

.dhea

The awesomeness of October

Tags

, ,

Bulan Oktober yang terasa sangaaaaat cepat. banyak event, banyak hal yang terjadi, dan banyak hal yang harus dilakukan selama bulan Oktober ini..  dimulai dari akhir September ke Bandung untuk acara

“Company Goes To Campus”

diundang oleh divisi Ekstrakampus HMIF ITB, gw nemenin Vivi dan Mas Ivan dari IBM untuk berdiskusi bersama dengan sekitar 40 orang mahasiswa tentang kehidupan pasca dunia kampus. Perasaan yang sesuatu banget ketika kembali ke kampus dengan role yang berbeda. Berasa tua. Dulu mungkin sering jadi banci tampil di acara-acara jurusan, tapi kemarin pertama kalinya sharing pengalaman-bocah-ingusan di dunia korporat.

company goes to campus with IBM

Setelah acara sempat ketemu dengan teman-teman yang masih di Bandung. merayakan yang pada abis sidang, dan melakukan lagi ritual ala mahasiswa galau: makan dan ngobrol sampe tengah malem, disambung nonton midnight show: Final Destination 5. :D Continue reading »

Tekanan itu memang menekan..

.. tapi semua tekanan sebenarnya berasal dari pikiran. dan salah satu faktor penentu pola pikir kita adalah ekspektasi. ekspektasi orang lain.

iya gak sih?

berawal dari awal Oktober lalu, saya berkesempatan mendengarkan sharing dari seorang leader hebat, “kepala sekolah” di apprentice 2011. Salah satu poin yang disampaikan dan membuat tertohok di pojok adalah salah satu statement yang kira-kira artinya seperti ini:

jangan sampai kita selalu hidup dalam bayang kesuksesan seperti yang dipikirkan orang. Continue reading »

Sensasi Padang Pasir di Kota Hujan

hihi.. akhirnya sempet lagi buat iseng-iseng nyoba tempat makan aneh. Sayangnya udah gak bisa melakukannya di Bandung karena sekarang sudah pindah domisilinya.

Susah deh nyari tempat makan di Bogor yang agak aneh, mayoritas tempat yang enak itu restaurant keluarga dengan konsep dekorasi dan masakan sunda.. soal rasa gak usah ditanya, emang enak-enak. Tapi weekend kemaren akhirnya nemu satu cafe yang mengambil konsep Timur Tengah.

Mid East Cafe Lounge & Shisa, terletak di Jalan Sanca No 8. kalau mau kesana bisa via Jalan Kumbang (belakang McD) sebelum mbah jingkrak belok kanan. dari luar penampilannya gak meyakinkan. lebih mirip rumah remang-remang. ternyata pas masuk… memang remang-remang. konsep interior yang diangkat ya udah pasti timur tengah, di lantai satu ada zona sofa-sofa empuk di dalam ruangan, sedangkan di luar kursi-kursi putih dibawah tenda timur tengah berjajar di sekeliling kolam. Di lantai zona lesehan, dibagi menjadi kubikel-kubikel cozy yang ditutupi tirai-tirai ala cleopatra. halah..

Menu spesialnya seperti nasi briani, nasi kabuli, nasi kabsa, Laham MUgalgal, Chicken Tandori, Araise, dan menu-menu lain yang namanya susah diingat.. Harganya berkisar antara 25rb – 45 rb. rasanya lumayan loh.. coba yuk? ;)

Nasi Mendi Kambing. Berasnya besar-besar, daging kambingnya enak loh, empuk dan gak bau kambing (Rp 39.000)

Continue reading »

Bukan Sang Gajah yang Menentukan

banyak yang bilang, kuliah di kampus favorit dapat membuka kesempatan yang lebih luas. banyak yang bilang, sudah sewajarnya jika mereka mendapat pekerjaan atau karir yang layak setelah lulus, tapi wajar kah jika seorang lulusan institut terbaik bangsa kalah bersaing dengan lulusan universitas lain? menurut saya, ya.

dapat merasakan sekolah di kampus favorit memang suatu kesempatan yang patut disyukuri, sebut saja si kampus gajah ini. begitu banyak peluang terbentang di dalamnya. kamu mau apa? beasiswa? exchange ke luar negeri? kompetisi nasional maupun internasional? fasilitas yang cukup memadai? kegiatan kemahasiswaan? unit penyalur minat dan bakat? seminar dan pelatihan? semua ada. banyak. melimpah. begitu terbuka untuk mereka yang gemar berusaha. bahkan perusahaan-perusahaan besar rela datang ke kandang kita untuk mengenalkan industri mereka, berusaha memikat hati kita, berharap akan potensi yang ada. Lingkungan akademis yang kondusif dan kompetitif, mengajak kita untuk memaksimalkan semua potensi yang ada selama kita masih berstatus mahasiswa.

karena kemudian, setelah akhirnya lulus dan status mahasiswa berganti..

kompetensi lah yang menentukan segalanya. kompetensi yang telah diasah selama bertahun-tahun di kandang kita. kompetensi yang lahir dari setiap bulir keringat yang jatuh, waktu istirahat yang dikorbankan, serta pikiran dan tenaga untuk membantu teman sekitar. kompetensi yang terus diasah bersama setiap langkah kita.

kompetensi itulah yang membuat kita patut bersaing di dunia luas. yang membuat kita berani keluar kandang menunjukkan diri kita. bukan bersembunyi dibalik keagungan nama sang gajah. kompetensi yang kemudian memotivasi kita melakukan yang terbaik.

jangan jadi gajah yang hebat berkuasa di taman hewan, namun akhirnya punah ketika dilepas ke alam bebas..

semangat ah.

Kepingan hidup Juni-Juli

Ketika tahun 2011 telah mencapai tengah periodenya, tercapai juga beberapa milestone kehidupan saya di bulan Juni-Juli ini. Jika orang bilang, time moves so fast, mungkin itu yang memang dirasakan di 2 bulan terakhir ini. semuanya berjalan dengan cepat, mengantarkan saya ke dalam jenjang-jenjang baru kehidupan yang semakin penuh dengan tantangan.

10 Juni 2011, selesai juga akhirnya sidang tugas akhir saya. perasaan lega yang akhirnya dirasakan setelah keluar dari ruang sidang dan dinyatakan lulus bersyarat (walau masih banyak revisinya :p). Ngerjain TA itu berjuta rasanya. :D Mulai dari awal memilih pembimbing dan topik TA, merasa hopeless di tengah jalan karena sulitnya literatur penelitian, rasa malas yang Continue reading »

Secuplik Pengantar dan Terima Kasih

Secuplik kata pengantar dalam tugas akhir saya.. :)

Puji syukur penulis sampaikan kepada Tuhan Yang Maha Kuasa atas rahmat dan karuniaNya sehingga penulis dapat menyelesaikan tugas akhir dengan judul “Studi dan Pengembangan Sistem dengan Perspektif PSS (Product-Service System). Tugas akhir ini disusun sebagai persyaratan untuk memperoleh gelar sarjana Teknik Informatika, Sekolah Teknik Elektro dan Informatika, Institut Teknologi Bandung.

Penulis mengucapkan terima kasih kepada pihak-pihak yang telah memberikan bantuan dan dukungan selama pengerjaan tugas akhir ini. Ucapan terima kasih khusus penulis sampaikan kepada: Continue reading »

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 27 other followers