Book Review: Love & Misadventure by Lang Leav

FullSizeRender

All or Nothing

If you love me
for what you see,
only for your eyes would be
in love with me.

If you love me
for what you’ve heard
then you would love me
for my words.

If you love
my heart and mind
then you would love me
for all that I’m.

But if you don’t love
my every flaw,
then you mustn’t love me–
not at all.

Sejak lulus dari kuliah, dunia terasa berjalan begitu cepat. Ketika matahari hanya terasa mampir setiap harinya. Tahun baru berlari cepat menuju tahun berikutnya. Milestone kehidupan yang menggeliat dan berontak untuk cepat dipenuhi karena tersusul oleh usia.

Seseorang memperkenalkan gw ke buku ini, bukan tipe buku yang biasa gw beli karena setiap halamannya hanya berisi beberapa kata saja. Tapi ternyata buku ini mampu menyihir gw dengan berlama-lama menatap tiap halamannya. Mencoba untuk menikmati setiap kata. Belajar untuk tidak tergesa mencapai bagian akhir untuk mengetahui akhir dari cerita.

Buku yang berhasil membuat gw bisa belajar menikmati setiap halaman dan isinya.

Sekarang saatnya gw balik mencoba menikmati setiap sisi dari buku hidup gw sendiri. Jangan sampai tergesa dan akhirnya lupa.

You had better slow down
don’t dance so fast
time is short
and the music won’t last

Advertisements

Waktu yang Tepat

Kapan Waktu yang tepat untuk Menikah?

Jawaban saya: ketika kita sudah siap.

Kapan kita dikatakan siap untuk Menikah?

Jawaban saya: tidak akan pernah siap.

Ya, menurut saya pernikahan itu merupakan keputusan seumur hidup yang harus dipertanggungjawabkan. Jadi kalau ditanya apakah kita sudah siap menikah? pasti jawabannya selalu belum. Tapi seiring berjalannya waktu, saya yakin bahwa ada satu masa dimana kita bisa merasakan bahwa kita sudah lebih siap, atau jauh lebih siap dari sebelumnya.

Hal ini yang dirasakan ketika akhirnya di tahun ini saya dan Aldo memutuskan untuk bilang ke orang tua bahwa kami sudah siap menikah. Flashback 3 tahun lalu, Aldo pernah cerita soal saran ayahnya untuk segera menikah di tahun 2011, jujur pada waktu itu saya takut sendiri. Gila aja umur saya masih 22 saat itu, gak kebayang yang namanya ngurus rumah, apalagi ngurus anak ((anak!)). Masih baru lulus dan belum punya apa-apa. Gaji bulanan masih sering habis karena gaya hidup di Jakarta. Masih ingin jalan kesana-kesini nikmatin hasil yang didapat dengan keringat sendiri. Kesimpulannya pada saat itu, saya tidak siap untuk menikah dan mungkin tidak akan pernah siap.  Continue reading

Selamat Tahun Baru 2014

So, I just wrote 6 posts for this whole year?? 😆 maafkan atas ke-tidak-produktif-an si empunya blog ini. Will do better next year, promise!

SELAMAT TAHUN BARU 2014 TEMAN-TEMAAAAAN….. 🙂 🙂 🙂

 

The WordPress.com stats helper monkeys prepared a 2013 annual report for this blog.

Here’s an excerpt:

The concert hall at the Sydney Opera House holds 2,700 people. This blog was viewed about 57,000 times in 2013. If it were a concert at Sydney Opera House, it would take about 21 sold-out performances for that many people to see it.

Click here to see the complete report.

The Design Journey – Bagian Kecil di Singapura

Singapura.

Sepertinya negara ini telah menjadi tujuan melancong favorit bagi para warga Indonesia. Bukan, bukan karena Singapura merupakan negara terindah di dunia, melainkan letaknya yang dekat dengan negara kita, banyak budget flight untuk menuju kesana yang bahkan jauh lebih murah dari penerbangan ke tujuan wisata domestik lain. Selain itu kenyataan bahwa memang cukup banyak objek wisata (yang terawat tentunya) dan belanja yang mampu memanjakan mata dan perut (serta menguras isi dompet 😆 ).

Ketika kali ke-4 saya main ke negara tetangga ini, si Saya yang memang gak hobi-hobi banget belanja pun akhirnya mati gaya mau kemana. Bosan dengan tujuan belanja atau sekedar cari makanan enak (btw, saya ngefans banget sama eskrim potong Orchard :9) akhirnya bersama seorang teman kami memutuskan untuk mencoba tempat-tempat yang belum pernah kami datangi sebelumnya. Salah satu tempat yang kita datangi ialah The Design Journey.

The Design Journey merupakan sebuah komplek gallery, toko, museum, maupun cafe yang terletak di daerah Tanjong Pagar. Disini kita bisa seharian berkeliling-keliling untuk menikmati apa yang tercantum dalam slogan mereka: The Design Journey – a comprehensive where to go, what to do guide to good designs and in interesting places in the vicinity. Di dalam komplek TDJ ini ada 18 tempat-tempat menarik yang patut dikunjungi. Di sini saya akan membahas dua tempat yang paling menarik versi saya. 😀

Red Dot Design Museum

IMG_4145

Pertama, saya mampir ke Red Dot Design Museum. Pertama kali dengar, saya kira ini semacam red-light district hahaha.. tapi ternyata bukan. Red Dot Design Museum merupakan museum desain kontemporer terbesar di Asia. Buat saya yang awam seni, masuk sini ya semua terlihat bagus jadinya :lol:. Continue reading

What would you do if you were just a crop-duster plane?

Well, It’s a “hardly ever” for me to do some review after I watched a good film, as well as post it in English like this one. but let me try. 😆

I will start with my most favorite quote from the movie: “I’m just trying to prove, maybe, just maybe I can do more than what I was built for”. It was said by Dusty Crophopper, the main character of a Movie titled Planes. Once, Dusty was just a crop-duster planes who responsible on keeping the field out of pests. He had a big dream to have a race against racing planes. Well, it didn’t sound too silly, he’s still at least a plane after all, he wasn’t as slow as a snail as well, but still.. it was hard to get him on the same level as the racing plane.

Planes by Disney, 2013.

But there he was, determined. He refined his skill and power, luckily got a chance to take part on the race, blessed with support from his best friends, and also met some bad guys who played dirty and sabotaged him. He has been up and down, ever been on the first place but not as much as him on the last rank, but finally he proved his determination like a boss: to do more than what he was built for..

I know that the idea of someone dreaming of doing something greater than he/she ought to be isn’t a new one in the movie world. But I think this movie has successfully visualized the point. I love the character Dusty the most, he was full of spirit but didn’t forget to make true friends in the journey by his unselfish act and genuine care for his fellow planes.

Isn’t it something that God tells us to be?

Continue reading

Si Otong Makan Lontong

Suatu pagi di gerbong wanita Commuter Line Bogor-Jakarta, saya mendenger percakapan antara seorang Mas-Mas berbadan kekar (M) dan petugas penjaga gerbong (P).

P: “Mas, maaf mohon pindah karena ini gerbong khusus wanita”
M: “Apanya yang khusus wanita..? lah elu sendiri, ngapain disini?”
*orang-orang mulai menoleh*
P: “Saya lagi bertugas disini, mas”
M: “Elu petugas baru ya?”
P: “Iya, mas..”
*semua fokus memperhatikan*
M: “Lu jangan berani-berani sama gue ya! Elu gatau ya kalo gue udah bertaun-taun jadi anak kereta.. jangan belagu lu anak baru!”
*lalu gw pura-pura tuli*

ckckck.. Otong.. Otong.. kebanyakan makan lontong ya lu..

Melihat “Keindahan Lain” dari Pattaya

Awal Maret lalu, saya dan seorang teman kantor dari China berniat impulsif pergi ke Pattaya setelah training kami di Bangkok selesai. Berikut saya share sedikit referensi untuk teman-teman yang ingin melakukan perjalanan sehari ke Pattaya.

Apa yang Menarik di Pattaya?

Surga Belanja dan berbagai Pantai Menawan, merupakan alasan mengapa Thailand menjadi destinasi favorit di ASEAN bagi para pelancong dari seluruh dunia. Selain itu, ada satu hal lagi yang menjadi daya tarik utama: Lady Boy, pria-pria yang menjadikan dirinya cantik sedemikian rupa sehingga sukses membuat para wanita melipir ke pinggir saking mindernya :lol:.

Konon sejak tahun 1970-an, di Thailand para transgender cantik ini mulai menunjukkan kebolehannya di depan umum dalam bentuk cabaret show. Ada dua pertunjukan kabaret yang terkenal di Pattaya: Tiffany Show dan Alcazar Show. Karena penasaran dengan para Lady Boy inilah saya bela-belain “tektok” satu hari dari Bangkok ke Pattaya untuk melihat salah satu cabaret show yang terkenal di sana. Continue reading