Au revoir!

Sudah 1 tahun 8 bulan sejak saya lulus dari kampus gajah itu. 20 bulan juga lamanya waktu yang telah saya jalani di perusahaan tempat saya bekerja sekarang. Ruang dinamis baru, tempat belajar, berkontribusi, dan (mungkin) memberi manfaat untuk orang lain.

Tapi ibarat orang putus cinta, dua puluh bulan mungkin belum cukup untuk membuat berpaling. seindah apa pun dunia yang dijalani dengan pasangan yang baru, pasti ada sedikit perasaan ingin kembali, selalu ada kenangan yang terlintas dan ingin dijalani lagi.

Itu mungkin yang masih saya rasakan ke kota yang satu ini, padatnya aktivitas kantor kadang malah membuat selalu dan selalu ingin berkunjung lagi. Kalau penat, bayang-bayang warung tenda bebek boromeus, kumpul di ngopi doeloe, kulineran di daerah progo, ngobrol ngasal di roemah kopi, atau cuma ngalor ngidul di selasar labtek pasti jadi sesuatu yang saya kangeni.

Bersyukur pernah dikasih kesempatan untuk menetap di kota ini. Kota yang membuat saya harus negosiasi alot dengan orang tua karena mereka ingin saya ambil kedokteran UI. Kota yang segala keasikannya pernah membuat saya dan sang partner putus-nyambung berkali-kali, kota yang memiliki kampus yang katanya bernama besar namun berukuran mini, kota yang isinya penuh dengan orang-orang ramah, dan kota yang membuat saya bertemu dengan berbagai macam sahabat baru.

Bandung, tunggu ya.. saya akan balik buat nepatin janji dan mengukir mimpi. 🙂

Taken from irawanrentacar.blogspot.com

Taken from irawanrentacar.blogspot.com

Advertisements

Akankah Selalu ada Tempat untuk Sebuah Kenangan?

Reunion [ree-yoon-yuhn]

a gathering of relatives, friends, or associates at regular intervals or after separation.

Juli. Setahun sudah saya resmi menyandang gelar sarjana. Dua belas bulan pun berlalu sejak saya berpisah dengan teman-teman seperjuangan kuliah. Kangen, iya. Rindu, pasti. Apalagi di masa-masa awal berpisah. Orang-orang yang dulu kita temui setiap hari, berbagi canda di satu kampus, bergadang bersama untuk menyelesaikan tugas besar kuliah, kemudian terpisah untuk menempuh babak hidup selanjutnya masing-masing.

Setelah lulus, Alhamdulillah silaturahmi tidak terputus. Kami masih berkomunikasi via grup facebook, merencanakan pergi bersama, atau sekedar berkumpul ketika ada teman lain yang diwisuda. Buat saya pribadi, senang rasanya kalau ada kesempatan untuk berkumpul lagi. Apalagi kalau ada yang main-main dan menginap di tempat saya di Bogor atau cuma sekedar ngajak jalan atau makan selepas jam kantor. 🙂

Beberapa potongan short-reunion yang saya lakukan dengan teman-teman informatika 2007 selepas lulus: Continue reading

Rasanya baru kemarin..

.. kita makan di mcD pajajaran dan bilang kamu keterima USM ITB..

ternyata, itu 4 tahun yang lalu..

pagi ini, aku lihat kamu berkemeja, dasi, sepatu. rapih. lengkap dengan wajah yang berseri sambil membawa setumpuk dokumen tebal.

flash back ke masa-masa dulu. saat akhirnya aku nyusul kamu, saat jatuh bangun mengejar nilai , saling menyemangati. saat begitu jarangnya bertemu, terbuai dengan aktivitas masing-masing. saat harus jauh. saat merayakan setiap momen bersama kamu.

lalu tiba-tiba kita harus beradaptasi kembali, dengan keadaan yang baru saat ini..

ssst.. aku cuma mau bilang satu… selamat atas kelulusanmu 🙂

Bukan Sepatu Kaca

menemukan sepatu ini di sekretariat depan mushola, langsung difoto aja :p

Bukan Sepatu Kaca,
Tapi dia pernah mengenalkanku kepada 4 huruf yang merangkai kata
Huruf-huruf yang kemudian mengantarkanku kepada sebuah keluarga

Terima kasih atas segala pengalaman yg telah kalian berikan,
Segala cinta baik yg telah maupun belum tersampaikan,
Sepatu ini selalu mengingatkanku akan suatu perjuangan,
Bahwa dibalik kesulitan selalu ada kemudahan,
Dan tentunya kau takkan pernah sendirian..