Mengenal Sisi Lain si Kota Hujan

Kota Bogor menjadi salah satu tujuan wisata singkat bagi para penduduk ibukota. Letaknya yang terjangkau, sekitar 30-60 menit dari pusat Jakarta, serta kemudahan akses melalui jalan tol jagorawi membuat kota kelahiran saya ini dipadati mobil ber-plat B khususnya saat weekend.

Objek wisata andalan utama apalagi kalau bukan puncak. Bisa dipastikan setiap akhir minggu, macet pasti menu utama bagi pelancong yang ingin menuju kesini. Taman Safari, Kebun Teh Gunung Mas, atau Puncak Pass merupakan beberapa andalan wisata utama di daerah dingin sana. Namun jika mulai Bosan dengan daerah puncak, kita juga orang-orang biasanya memilih untuk berkeliling di sekitar pusat kota. Sebut saja Kebun Raya Bogor, The Jungle Water Park, Katulampa, atau “shopping center” seperti Tajur dan Pajajaran pasti ramai dipadati hampir setiap akhir pekan.

IMG_20121230_130850

Pemandangan setiap weekend di tol Jagorawi: arah datang (kanan) akan mulai berekor sedangkan arah keluar (kiri) kosong melompong

Minggu lalu saya dan partner ingin mencoba mengenal lebih dalam kota kelahiran kami. Mungkin beberapa tempat yang telah kami datangi ini bisa jadi salah satu referensi untuk teman-teman yang iseng berkunjung ke kota Hujan ini. 😉

Curug Cilember

Curug Cilember terletak di daerah Cisarua Bogor, kiri jalan sebelum Taman Safari atau tepatnya sekitar 8km dari lampu merah Gadog. Jalan masuk ke lokasi cukup jauh dan melalui jalan yang sempit. Menurut sumber, konon dahulu kala area ini merupakan tempat bersemayam putri kerajaan Pasundan yang cantik jelita. Hal itulah yang menyebabkan mandi di air terjun Cilember dipercaya ampuh sebagai obat awet muda dan mampu memperlancar jodoh. uhuy..

Camera

Welcome to Curug Cilember

Untuk masuk dan menjelajahi isinya, kita perlu membayar tiket masuk seharga Rp 10.000 per orang dan Rp 5000 per mobil. Selain air terjun, di tengah-tengah lokasi juga ada penangkaran kupu-kupu. Kita bisa melihat proses metamorfosis kupu-kupu secara langsung dan main-main dengan beragam kupu-kupu yang terbang bebas di dalam kubah raksasa. Untuk memasuki penangkaran ini, ada ekstra tiket yang harus dibayar sebesar Rp 5000.

IMG_20121113_150659

Mengamati Proses Metamorfosis Kupu-kupu

Sebenarnya, Curug Cilember ini merupakan kumpulan dari 7 Curug (Air Terjun dalam bahasa Sunda) yang saling terkait satu sama lain. Curug paling tinggi dan mudah dijangkau ialah Curug 7. Sedangkan Curug 1 merupakan curug paling atas dan paling jauh. Kemarin kami mengambil rute mulai  dari Curug 7, Curug 6, sampai Curug 5 saja yang ditempuh dengan berjalan kaki sekitar 30 menit. Sayang, kami tak kuasa melanjutkan sampai Curug 1 yang konon katanya membutuhkan waktu 2 jam lagi karena perut sudah lapar :p

IMG_4919

Curug 7. Curug yang paling tinggi

IMG_4965

Si Partner narsis di Curug 5 😀

Cimory Resto Puncak

Setelah lelah berjalan dan perut mulai lapar, kami melanjutkan perjalanan ke salah satu Resto di daerah Cisarua. Menu special yang disediakan di Cimory diantaranya susu dan yoghurt beraneka rasa dan bentuk. Untuk makanan, olahan sosis bermacam bentuk disajikan di sini dengan range harga sekitar IDR 20k-30k per porsinya.

Selain yoghurt, andalan tempat makan ini ialah pemandangannya. Pilih tempat duduk yang menghadap ke luar, dan silahkan menikmati hidangan ditemani sejuknya hawa puncak dengan latar pemandangan alam pegunungan 🙂

November 2012 - Puncak

Pemandangan dan Makanan yang bisa kita nikmati di Cimory

Kebun Durian Pak Warso

Untuk para pecinta durian, setelah bosan menikmati hawa dingin puncak silahkan turun ke daerah Bogor dan berburu berbagai kuliner rasa Durian. Salah satu yang menjadi andalan ialah Kebun Duren Pak Warso atau biasa dikenal dengan Warso Farm. Di kebun ini, selain menyantap durian hasil panen, kita juga bisa mencoba es duren dan buah naga segar. Bosan makan terus? silahkan membakar lemak dengan berjalan keliling kebunnya untuk melihat sendiri durian-durian yang masih bertengger manja di pohonnya 😆

IMG_20121212_171126

Duren-duren Unyu Manja di Dahan :3

Camera1

Durians are Everywhere

Sayangnya kebun durian pak Warso yang lokasinya di Cipelang ini agak jauh dari pusat kota Bogor. Jadi untuk kesana butuh kendaraan pribadi dan memakan waktu sekitar 45 menit. Ingin tetap berburu durian namun di pusat kota? Silahkan datang ke daerah Sukasari, di sekitar asinan Gedong Dalam kita bisa temukan jajaran es durian nikmat di sana. Selain es durian, yang menjadi andalan dan patut dicoba ialah… surabi duren! yummmm…

IMG_20121113_120935

Surabi Duren di Jalan Sukasari

Ah Poong Sentul City

Nah yang satu ini bisa dibilang salah satu tempat baru di Bogor dan sedang ramai-ramainya. Mengambil konsep pasar apung, Ah Poong merupakan sebuah food court luas yang dikelilingi sungai. Jadi selain makan, kita bisa belanja buah-buahan yang dijual pedagang di atas perahu dan kita juga bisa naik perahu menyusuri sungai.

20121230_131312

Penampakan Depan Ah Poong

Dari tol jagorawi, untuk menuju kesini tinggal mengambil exit Sentul Selatan (Lingkar Luar Bogor), keluar jalan tol belok kiri dan gak jauh dari situ ada papan petunjuk besar lokasi Ah Poong.  Karena masih super duper ramai, kalau kesini lebih baik week day deh kalau gak mau makan hati nyari tempat duduknya. Harga makanan di sini berkisar antara IDR 20k – 40k dan pembayaran menggunakan sistem kartu deposit. Selain tempat makan, di samping lokasi juga terdapat EcoPark untuk tempat bermain anak.

AHpoong

Segitu dulu ya. Nanti saya update kalau nemu tempat seru lain di kota Hujan ini. Bye!
“♥♪♫Bogor kota indah sejuk nyaman.. bagai bunga di dalam taman..♫♪♫” 😉

Advertisements

7 thoughts on “Mengenal Sisi Lain si Kota Hujan

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s