Jaga Kolesterol Sejak Dini

Beberapa minggu yang lalu, saya mengikuti program medical check-up yang diadakan oleh kantor. Seluruh badan diperiksa mulai dari kondisi jantung, paru-paru, hati, sampai indera. Alhamdulillah hasilnya semua baik. Bahkan dokter memuji saya karena kadar oksigen di dalam darah sangat berlimpah. Ya itulah untungnya punya badan menggembung, dok.. (Oke gak nyambung..)

Namun, ada satu hal yang membuat saya cukup terkejut adalah ketika melihat kadar kolesterol dalam darah saya. Secara keseluruhan, kolesterol saya masih cukup aman, apalagi kata dokternya HDL saya tinggi yang berarti bagus karena HDL merupakan kolesterol baik yang fungsinya ikut memecah kolesterol jahat dalam tubuh (baca: LDL). Tapi saya juga deg-degan karena LDL saya, alias si kolesterol jahat, ternyata tidak serendah yang selama ini saya kira.

Baiklah, mesti mulai jaga badan lagi. Saya mulai rajin food combining lagi dan baca-baca beberapa artikel kesehatan. Ternyata untuk menjaga kolesterol secara alami, hal-hal yang perlu diperhatikan diantaranya:

Mengurangi Asupan Lemak Jenuh dan Lemak Trans

Lemak Jenuh biasa terdapat pada burger, keju, babi, dan kelapa. Sedangkan Lemak Trans merupakan minyak sayur terhidrogenasi yang terdapat pada kue, cracker, keripik, popcorn, french fries, dan cake yang dijual di toko-toko. Kedua Lemak ini yang paling ampuh dalam menaikkan kadar kolesterol LDL dalam tubuh kita.

Quick tips: kalau mau beli cemilan, cek dulu kandungan yang tertera di kemasannya. kalau ada tulisan minyak hidrogenasi/hydrogenated oil sebaiknya langsung ditaruh lagi aja 🙂

Batasi Konsumsi Makanan dengan Kolesterol Tinggi

Kolesterol jahat biasanya berasal dari makanan hewani contohnya kuning telur, susu, jeroan, seafood, daging, dsb. Sering-sering aja cek ke tabel kolesterol (contohnya disini) apakah makanan favorit kita termasuk ke dalam kategori bahaya atau tidak :p

Perbanyak Makanan Sehat

Obviously, ya.. Dari dulu orang tua pasti sering cerewetin kita untuk rajin makan sayur dan buah. Ternyata dua makhluk ini emang bagus untuk tubuh karena mampu mengurangi kadar LDL dalam darah. Selain buah dan sayuran, ternyata salmon dan sarden tergolong ke dalam asupan lemak sehat yang baik untuk kesehatan kita.

Perbaiki Pola Makan

Menurut penelitian, pola makan sehat bekerja sebaik statin (obat kimia bagi penderita kolesterol tinggi) dalam menurunkan kadar kolesterol jahat. Beberapa tips yang mendukung pola makan sehat diantaranya:

  • Konsumsi air minimal 2L sehari. Air membantu membersihkan tubuh dari produk dan sampah. Tulisan saya tentang tips minum ada di sini
  • Perkecil porsi makan dan santap dalam jumlah seimbang (perhatikan kandungan karbohidrat, protein, lemak, serat, vitamin, dan mineralnya)
  • Kunyah makanan secara perlahan. Ternyata mengunyah dengan cepat membuat kita lebih cepat lapar. ups..
  • Jangan lupa sarapan. Sarapan sehat dalam porsi kecil membantu menyeimbangkan metabolisme tubuh

Rajin Olah Raga

Hayoo.. jangan olahraga hanya untuk menurunkan berat badan. Karena ternyata olah raga teratur dalam 12 pekan bisa meningkatkan kolesterol baik antara 5-10%. Setiap kita berolah raga, tubuh menstimulasi enzim yang mampu membuang LDL dalam darah. America Heart Association menyarankan kita untuk teratur olahraga ringan seperti jogging  minimal 30 menit sehari (hadeuh.. berat ini berat :lol:)

Oya fakta menarik lainnya adalah kolesterol ini gak serta merta sebanding dengan berat badan. Maksudnya bisa aja orang yang berbadan gemuk kolesterolnya lebih rendah daripada orang yang badannya super skinny. Jadi jangan karena merasa sudah punya tubuh ideal, lantas jadi malas untuk berolahraga 🙂

Konsumsi Makanan Fungsional

Makanan fungsional ini maksudnya merupakan makanan yang dibuat dengan proses dan senyawa tertentu sehingga memiliki fungsi fisiologis bagi kesehatan. Salah satunya ialah PSE (Plan Stanol Ester) yang sekarang sudah banyak dicampur di produk-produk seperti smoothies atau margarin. Makanan jenis ini sekarang sudah banyak dijual, tapi kayaknya harus hati-hati juga dengan kandungan pengawet atau gula di dalamnya.

Tips-tipsnya sebenarnya mudah kan ya? mudah banget. Cuma sayangnya kita suka seenaknya. Mentang-mentang masih muda, makan sesukanya, seneng kulineran sana-sini, dan malas olah raga. :p Padahal alangkah lebih baik kalau menjaga kesehatan udah mulai dibiasakan sejak dini.

Mencegah lebih baik daripada mengobati bukan? #selfReminder.

Notes: Informasi-informasi Ilmiah pada tips di atas diambil dari Majalah Sehat Tahun XII No 15/06-12 Juli 2012
Advertisements

17 thoughts on “Jaga Kolesterol Sejak Dini

    • sama-sama mas ded.. apalagi yang sering jalan-jalan kayak mas yaa..hehe..
      ngiler banget baca blognya, semoga suatu saat bisa kemana-mana terus kayak gitu 😀

  1. ayo olahraga teratuuuurr..
    makannya juga dijaga…
    tapi gimana ya..
    gorengan itu sepertinya selalu menggoda..
    hehe :9

    • betul banget mbak sri..
      paling susah itu nahan yang namanya gorengan dan kerupuk!
      cemilan juga…
      ya yang sehat-sehat biasanya rasanya kurang nikmat.. contohnya aja S*yjoy. :))

  2. Iya betul, kurus ga berarti bebas kolesterol. Buktinya saya kena, bahkan sudah hyper kolesterol (>255), saya menjalankan tips olah raga teratur dan pilih2 makan (ga suka obat2 kimia). Hasilnya setelah beberapa bulan alhamdulillah normal, memang berat merelakan makanan enak tergeletak begitu saja, tapi itulah perjuangannya 😀

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s