My First Euro Trip

Haloo.. lama tidak mengupdate blog sampai tiba-tiba Juni sudah datang kembali. Menggantikan bulan Mei, si bulan yang super padat namun amat menyenangkan! Karena selain urusan kantor, sejak awal bulan saya disibukkan dengan persiapan perjalanan 10 hari ke Eropa (16 Mei-27 Mei) πŸ™‚

and it was so much fun!

Perjalanan kali ini dilakukan bersama mama, kami merancang sendiri seluruh rencana perjalanan. Mulai dari Tiket Pesawat, transportasi pindah negara, objek wisata, dan tempat menginap. Berbekal eksplorasi singkat, internet dan aplikasi iPad, kami keliling tanpa tour guide dengan rute: Belanda-Perancis-Italia-Belgia-Belanda.

Traveling with mom with backpacker’s budget, sounds interesting, huh?

Indeed! namun tentunya ada beberapa hal yang perlu diperhatikan. Berikut beberapa tips dari perjalanan yang telah saya alami. Actually, i’m just a europe newbie, tapi semoga membantu ya πŸ˜‰

Tips #1: Tetapkan Niat

Dimana ada niat disitu ada jalan.Β halah. Maksudnya disini, first thing first adalah kita tentuin dulu jalan-jalan ke Eropa nya mau fokus kemana. Mau belanja? Mau hunting foto alam? Mau nikmatin suasana kota? atau mau wisata sejarah? Ini penting untuk membantu kita menentukan negara-negara yang hendak kita kunjungi dan rencana itinerary-nya.

Misalnya kalau mau hingar-bingar kota, arsitektur, atau shopping til drop mungkin lebih cocok kalau kita keliling di Eropa Barat. Tapi kalau mau melongo terkagum-kagum lihat alamnya, mau ke tempat yang gak terlalu ramai dengan turis, mungkin lebih cocok di daerah Eropa timur (cmiiw).

Apalagi jika kita mau pergi bersama rombongan teman, ini penting untuk didiskusikan dari awal agar perjalanan lebih menyenangkan. Contoh nyata adalah di perjalanan ini, kadang saya dan mama sering berbeda prinsip. Saya lebih rela uang saya dipakai untuk masuk ke museum atau objek wisata, sedangkan si nyokap lebih seneng untuk belanja. hihi.. but like mother like daughter, endingnya gw happy-happy aja sii kalau diajak masuk dari satu toko ke toko lain. :p

Tips #2: Choose the Right Airlines

Just in my opinion, akan lebih seru kalau kita ambil penerbangan berangkat dan pulang dari berbeda negara. Misalnya kita tiba di Amsterdam, lalu pulang dari Jerman karena dengan begitu berarti kita gak perlu kembali ke Belanda di akhir perjalanan kita. Namung sayangnya, one-way flight ke Eropa harganya akan jauh lebih mahal daripada return flight.

Akhirnya, saya ambil penerbangan PP Jakarta-Amsterdam menggunakan Malaysia Airlines (MH). Kenapa pake MH? Ya karena saat itu lebih murah dibandingkan yang lain seperti Lufthansa atau Emirates. But one thing to be remembered: The more you pay, more you can get. Contoh sederhana adalah bagasi. Batas bagasi untuk kelas ekonomi di MH hanya sekitar 20kg sementara penerbangan lainnya rata-rata 30kg per orang. Untuk handbag yang dibawa ke kabin juga dibatasi hanya 5kg saja!

Untuk kalian yang sekedar jalan-jalan mungkin gak masalah, tapi yang ingin belanja heboh mungkin kurang tepat. Dan mereka sangat ketat dalam mengawasi berat bagasi kita. Kelebihan muatan akan dikenakan sekitar €60 (atau setara 600ribu rupiah) per KILOGRAM. ..giling.

Buat cek maskapai apa aja yang melayani penerbangan dari Indonesia ke negara-negara di Eropa bisa via Skyscanner. Sedangkan untuk membandingkan harga-harga tiket pesawat bisa lewat Kayak.

Tips #3: Europe Visa is not a Nightmare

First step yang bikin gw grogi adalah ngurus Visa. FYI, 25 negara Eropa sudah tergabung dalam Visa Schengen. Jadi, kita hanya perlu apply Visa sekali aja untuk kemudian bebas keluar-masuk negara-negara yang termasuk ke dalam daftar.

Kembali ke grogi tadi, mitosnya banyak yang ditolak apalagi yang rencana backpacker seperti saya. Tapi, Alhamdulillah proses apply Visa berjalan sungguh lancar, saya mengantri di kedutaan Belanda pagi hari, siang di wawancara petugasnya, dan voila… sorenya Visa sudah keluar.

Syaratnya cuma dua: persiapkan dokumen yang diminta selengkap-lengkapnya dan jawab pertanyan saat wawancara sepede-pedenya. πŸ˜‰ Untuk tips yang saya lakukan saat apply visa bisa dilihat di sini.

Tips #4: Baca! Baca! Baca!

Merencanakan perjalanan ke Eropa sendiri akan terlihat super kompleks di awal. Mesti rajin-rajin baca dan eksplor tentang kondisi disana, objek menarik, dan juga akomodasi yang tersedia. Untuk yang baru pertama kali, saya sarankan memilih negara tujuan yang sudah sering menjadi tujuan wisata seperti negara-negara di Eropa Barat. Hal ini akan mempermudah kita dalam melakukan eksplorasi awal karena sudah banyak ulasan yang tersedia di dunia maya.

Saya membeli Lonely Planet edisi Europe on a shoestring sebagai pegangan awal. Kalau kita rajin googling juga cukup banyak website yang membantu kita memahami seluk-beluk perjalanan ke Eropa. Salah satu blog bahasa Indonesia yang membantu saya yaitu Javamilk ini (thanks artikelnya masbro..)

Tips #5: Booking segalanya jauh-jauh hari.

Ini satu hal yang saya sesali dari perjalanan kemarin. Karena visa baru sempat diurus sebulan sebelum berangkat, akhirnya persiapan untuk booking hotel dan transportasi pindah negara pun telat. Efeknya? harga-harga udah melambung tinggi 😦

Sebagai contoh, awalnya kami berencana untuk pindah dari Perancis-Italia menggunakan kereta malam. Tapi karena super telat booking, harga tiketnya per orang sekitar €100++ (sekitar 1juta rupiah). Padahal, kalau pesan dari jauh hari harganya sekitar 40€. Akhirnya kami memutuskan untuk menggunakan budget flight yang jauh lebih murah (harga dasar sekitar 25€). Pesan dari jauh disini berarti beneran dari jauh yah.. rata-rata untuk pemesanan tiket sudah bisa dilakukan 2 bulan sebelum tanggal keberangkatan.

Dalam mencari hostel, saya bertumpu pada Hostel World dan Agoda. Banyak pilihan hostel atau motel di Eropa dengan harga yang sangat terjangkau dan fasilitas memadai. Dari dua web di atas saya lebih suka hostel world karena pilihan tempat murahnya lebih banyak. Kalau sudah dapat pilihan, wajib baca reviewnya dan mampir juga ke TripAdvisor untuk dapat gambaran lebih lengkap.

Berikut gambaran itinerary saya kemarin termasuk tiket pesawat PP Indonesia.

Untuk perjalanan ke Paris memang sangat mahal karena saya baru pesan H-1 keberangkatan dan udah hopeless akibat semua kereta, bus, dan penerbangan penuh. Akhirnya kita pakai jasa orang Indonesia yang tinggal di Belanda. Beliau bersedia mengantar kami sampai hostel di Paris (bonus diantar ke menara Eiffel) menggunakan mobil sedan miliknya. πŸ˜€

Kenapa Hostel di Belanda gak bayar? karena saya nginep di tempat saudara selama di sana.. hihi.. yaa kalau coba ditambah 4 malam nginep di hostel Belanda dengan asumsi harga seperti di Roma/Paris, berarti dengan total 15 juta kita udah bisa ngubeng-ngubeng 4 negara Eropa dalam waktu 10 hari. Cukup menarik, kan? πŸ˜‰

Tips #6: Persiapkan Jiwa dan Raga

Sederhana tapi penting. Keliling Eropa apalagi dengan waktu yang tidak banyak pastinya menguras energi. Setiap waktu ingin kita manfaatkan sebaik-baiknya dan semaksimal mungkin. Selain itu juga karena kita gak ikut tour yang tinggal menclok bus lalu diboyong pindah dari satu objek ke objek lain, kaki tentunya harus bisa diandalkan untuk menjelajahi segala yang bisa dieksplor dalam setiap harinya.

Pada dasarnya, kota-kota di Eropa rata-rata sudah dilengkapi sarana transportasi yang memadai. Tapi tentunya lebih asik berjalan kaki untuk menelusuri setiap lekuk kota supaya dapat spot-spot foto yang menarik bukan?

Jadi, penting untuk workout sebelum berangkat dan jaga kesehatan, gak mau kan jauh-jauh ke Eropa waktunya habis di kasur karena gampang kelelahan?

……………..

Sekian dulu ya.. mungkin saya akan sharing di posting selanjutnya tips-tips lebih detail mengenai visa, akomodasi, transportasi, gambaran tempat-tempat beserta harganya, juga aplikasi iPad yang powerful dan amat membantu kami sehingga tidak tersesat. πŸ™‚

see ya!

See also:

Advertisements

84 thoughts on “My First Euro Trip

    • haha ampun ya buu…
      sebenernya selain belum sempet, ada catetan di dalam koper yang masih ketinggalan di Belanda karena keberatan bagasinya :))
      kopernya sekarang sudah di jalan menuju ke Indonesia πŸ˜‰

  1. wiiii Gaul bgt backpacking sama mama.
    Mau mau!! Kemaren baru diceritain sama tutor bahasa korea, gimana dia waktu umur 30an (ibu-ibu) backpacking sama anaknya umur 6 taun keliling eropa. Nginepnya cari BnB atau dari kenalan2 lama πŸ˜€

    • itu itu colek suami di sebelah teteeh.. pasti seru banget backpacking sama sang tersayang.. πŸ˜›
      waktu di Paris banyak banget lovebird berlalu lalang, kayak semua orang lagi jatuh cinta.. hihihi..

      waah keren banget itu ngajak anak kecil. aku aja ngos-ngosan banget, kaki rasanya udah mau copot haha..

    • hihi siip fab.. moga-moga rejekinya ditambah terus-terusan sama yang di atas πŸ˜€
      aplikasi iPadnya offline fab, mesti banget offline malah menurut gw. Wifi disana ternyata gak setinggi itu availability-nya.. hehe..

  2. Pingback: Welcoming my Newbieness « iDealogy blog

  3. Pingback: Make Your Gadget as Your Travel Guide | @dseptia

  4. Assalamu’alaikum..
    kalau dari jakarta ke finlandia atau norwegia, butuh budget berapa ya?
    setau saya lebih dari 70 jutaan ya+penginapan di sana?
    tolong jawab ya.. makasih

        • hmmm aku coba list yah..
          untuk tiket ke/dari parisnya kira-kira abis Rp 2.000.000 ini emang agak mahal karena pas berangkat kita pake mobil travel yang baru dapet H-1 >.<
          padahal tiket pesawatnya less than 500k rupiah.

          terus disana beli paris visit itu 25euro atau sekitar 250k rupiah.
          udah bisa keliling keliling kota sepuasnya selama 3 hari disana.

          harga hostel di paris sekitar 250 ribu per orang/ malam
          sisanya ya makan dan belanja. makan tuh rata-rata seharinya sekitar 10euro lah.

          Jadi kalao ditotal-total mungkin untuk di Paris abis sekitar 3,5 juta kali ya πŸ˜€

  5. Pingback: Mendapatkan Visa Schengen untuk Jalan-Jalan | @dseptia

  6. Salam kenal mba dseptia, boleh tahu nama hostel-nya saat di Paris dan Roma, apa posisinya ditengah kota sehingga memudahkan untuk naik metro ?
    Boleh nanya2 untuk hal lain ya, soalnya info yang saya dapat naik metro di Paris cukup ribet, apa iya sih… Mba email-nya apa ?, trims.

    • Iya mbak Fira.. saya pakai nomor Indonesia.
      Whatsappan atau bban kalo udah nemu wifi aja hehe..

      Soalnya kan pindah pindah negara, dan tetap kena roaming jadi harus beli tiap negara.. πŸ™‚

    • Kalo schengen sebenarnya bebas kemana saja.. tapi untuk mempermudah dan memperlancar lebih baik mengajukan ke tempat dimana kita akan flight in/out atau stay paling lama.. πŸ™‚

  7. mbak,wawancara visanya,,yang ditanya apa aja?pake bahasa indonesia kan wawancaranya?…bhasa inggris saya pas2an soalnya.. πŸ˜₯

    • Hi nandar..
      Yang ditanya pertanyaan stadar sesuai yang kita isi di formulir kok.. kayak mau ngapain kesana, rencana mau kemana aja, nginep dimana..
      Saya waktu wawancara diajak ngobrol pakai bahasa inggris.. mungkin jika memang kurang lancar petugasnya bisa bahasa indo, tapi saran saya coba aja dulu pakai inggris dikit-dikit πŸ˜‰

  8. Mbaa..mo tanya dong..pas mau ngurus visa itu kan belum tau diapprove atau nggak. Nah sedangkan kita mesti beli tiket jauh2 hari kan supaya dapet yang murah…tips nya gimana ya? Apa boleh kita booking tiket dulu untuk tahun depan, trus ajuin visa nya tahun ini?

    • Hehe ya pastikan aja mbak kalau nanti saatnya berangkat bisa memenuhi syaratnya supaya diterima πŸ™‚
      Saya kurang tahu apakah visa bisa diapply super jauh hari sebelum keberangkatan karena kalau di webnya katanya 2-3 bulan πŸ˜€

  9. Haloo Mbak, salam kenal πŸ™‚
    Mbak, saya boleh intip-intip itinerary-nya gk? Kebetulan mau pergi ber2 juga dengan Ibu rute Belanda-Belgia-Perancis-Jerman-Belanda. Siapa tau ada yang bisa kucomot, boleh?
    Btw, paris visit itu untuk apa ya? Apa naik kereta, bis, dan bisa untuk museum? Pembeliannya dimana ya? Di negara lain seperti belanda, ada juga gk ya seperti paris visit? Btw, selama travelling, urusan makanan gimana mbak? Bawa dari Indo atau cari makanan hala, ada info selain kebab turki tentunya πŸ™‚

    • Halo mbak arenda (bener gak manggilnya?) Salam kenal juga ya πŸ™‚
      Aduh iya nih tadinya mau ada tulisan soal itin tapi ketunda mulu ampe udah setaun hahaha.. rencana pergi kapan mbak? Nanti saya buat dulu ya.. atau kalau mbak mau tanya langsung bisa hub saya via line aja πŸ™‚ (line id: dseptia)
      Paris visit itu utamanya untuk bebas naik monorailnya paris selama waktu tertentu.. ada yg 1 hari atau 2 hari kalau ga salah ingat. Jadi kita bebas pakai tanpa bayar lagi untuk hop on/off naik mrt di paris. Oya untuk beberapa museum paris visit juga bisa gratis/discount.
      Di Belanda ada juga kalau ga salah tepatnya di Amsterdam. Jadi bebas mengunjungi museum-museum.

      Untuk makanan saya bawa sih cuma ya karena emang sulit, jadinya paling cuma menghindari daging-dagingan aja.. paling enak waktu di italia karena disana banyak resto yg dimiliki orang timur tengah πŸ˜€

  10. Woww serius 15 jt bisa keliling 5 negara? Aku kira buat beli tiket pesawat 1x aja sampe 8jtan :p. Itu beli tiket pesawatnya pas lagi promo atau emang kisarannya segitu ya mbak? Jadi bookingnya lewat travel agent atau langsung lwt websitenya ya? Kyknya aq baca jwbnnya kok ada yg blg lwt travel agent ada yg lwt website πŸ˜€

    Ngomong2 soal interview visa, yg interview orang indo atau…? Makasih

    • Haha iya serius.. paling mahal emang tiket dari indonya.. itu kemarin aku dapat 9jtaan karena pesan dari jauh hari.. pesannya lewat travel agen.
      Kalau pesawat untuk pindah negara di eropa, memang cukup murah dan saya pesan via web πŸ™‚

      Yang interview orang indo.. tapi ada beberapa yg kayaknya ada belandanya juga.. haha..

      • Wah ada orang belandanya jg? Waduh :p

        Emang deh, yg mahal pesawat PP indonya, jd klo dah terbang keluar kyk eropa gitu enaknya mengunjungi banyak negara sekalian.. maunya :D. Itu jauh2 hari dr brp bulan ya mbak? Mbak pesannya lewat web atau langsung ke kantor travel agennya? Oh ya, mbak dulu ngumpulin info2 utk traveling kyk gini dari mana aja, mungkin ada web atau blog bagus yg bs direkomendasiin ke kita? maaf ya mbak dseptia, kalo terlalu banyak nanya, lg belajar nih :D. Makasiiih

        • Waktu itu untuk berangkat bulan Mei, saya sudah pegang tiket dari bulan desember hehehe.. jadi ya kayak promo-promo maskapai biasanya baru bisa dipakai 6 bulan lagi :))
          Untuk cari info kebanyakan saya googling sih.. cari aja di travel advisor, rata-rata web luar mbak kalau yang penjelasannya lengkap.. nanti saya share beberapa ya dipost terpisah, karena rencananya mau ngepost tapi ketunda terus :p
          Untuk web indo saya udah cantumkan rekomendasi saya yaitu di Javamilk. Linknya ada di tips#4 di postingan ini.
          πŸ™‚

  11. Haloo Mbak salam kenal. Baca blog njenengan bermanfaat banget buat saya. Mohon informasi nich. Saya akan seminar di perancis, jadi saya pesan tiket jkt-perancis. Lalu karena mau mampir ke leiden, apakah diijinkan kalau saya pulange lewat belanda (dengan kata lain saya tidak balik lagi ke perancis tapi dari belanda langsung pulang)? Terimakasih banyak informasinya,

    • Halo mbak anastasia.. makasih udah mampir πŸ™‚
      Gak masalah mbak.. prinsipnya once visa kita approved, mau masuk dan keluar lewat mana itu suka-suka kita kok.. hehehe..
      Semoga membantu ya..

  12. slm kenal mba,, mau nanya waktu membuat visa mama nya mba ikut jg atau cukup diwakilin sama mba?? saya jg ada rencana liburan ke eropa bareng suami, bingung pas nnti buat visa nya apa hrs 2″ nya dateng atau cukup diwakilin salah 1 aja??
    trus soal saldo tabungan itu yg dipake tabungan atas nama masing calon penumpang atau hrs 2 buku tabungan sesuai nama yg mau berangkat?? oya klo boleh tau waktu mba buat visa saldo yg aman ada di tabungan biar chance visa qta diapprove nya lebih besar hrs brp ya minimal??

    thanks sebelumnya ya mba..

    • hi mbak novia.. waktu itu kami berdua datang ke kedutaannya.
      kalau saya gak salah ingat ada syarat bahwa jika orang yang mengajukan itu belum pernah mendapatkan visa eropa sebelumnya, maka orang tersebut harus datang sendirian (tidak boleh diwakilkan). sehingga untuk kasus mbak, jika mbak/suami sudah punya visa schengen sebelumnya maka bisa diwakilkan.

      untuk buku tabungan juga kami masing-masing mencatumkan. saya waktu itu ada sekitar 30-40 di tabungan kalau gak salah ingat. hehehe..

  13. hi mbak.. salam kenal πŸ™‚ mau tanya tentang penginapannya yang di Paris dong mbak.. apa benar menginapnya di Plug-Inn Boutique Hostel, 7 rue Aristide Bruant, Paris, France ? pilih yg private room atau yg dorm? nyaman nggak mbak? thank you..

  14. slm kenal mba,, mau nanya waktu membuat visa mama nya mba ikut jg atau cukup diwakilin sama mba?? saya jg ada rencana liburan ke eropa bareng suami, bingung pas nnti buat visa nya apa hrs 2β€³ nya dateng atau cukup diwakilin salah 1 aja??
    trus soal saldo tabungan itu yg dipake tabungan atas nama masing calon penumpang atau hrs 2 buku tabungan sesuai nama yg mau berangkat?? oya klo boleh tau waktu mba buat visa saldo yg aman ada di tabungan biar chance visa qta diapprove nya lebih besar hrs brp ya minimal??

    thanks sebelumnya ya mba..

  15. mbak nya cantik, seneng deh lihat fotonya. #eh… maksudnya seneng baca tulisannya. hehehe,,,, insyaallah aku mau ke belanda nengokin adikku yg lg studi. habis itu mau backpacker seperti di novel Edensor nya Andrea Hirata. mbak udah nikah belum? #eh…

  16. Mbak Dellyna, waktu di eropa butuh narik uang di ATM, bank, ato pake kartu kredit gak? Ada info atau saran ATM, bank, dan CC apa yang gampang di pakai di luar negeri (khususnya eropa) dan biaya transaksinya minim? Makasih

    • Hai mbak.. iya aku pakai cc bank mandiri dan citibank semua bisa dipakai disana. Debit dan withdrawal juga pakai mandiri dan kalo ga salah inget biayanya sekitar 20rban. Asal ada logo visa atau mastercard nya supposed to be aman sih mbak either debit or cc πŸ™‚

  17. Kak dseptia, kalau trip ke luar negeri biasanya udah tukar mata uang di Indo atau baru pas udah nyampai di negara tujuan? makasih

    • Aku biasanya tuker dari indo untuk mata uang negara tujuan. Tapi kalo aku lagi punya USD biasanya aku tuker di negara tujuan karena lebih banyak dapetnya πŸ˜€

  18. Halo kak salam kenal. Mau tanya soal penginapan. Kakak di satu negara berapa malam? Di hostelkan ya? Dan kebanyakan hostel yg shared bathroom apakak kk menggunakan hostel seperti itu? Risih nggak sih kak? Makasii

  19. Kereeeen banged deeeh “sharingnya’ Dellyna ^!^
    Sungguh menginspirasi saya untuk berani jalan-jalan ke Eropa mengikuti ajakan suami. Semula sempet bimbang ke Eropa (rencananya pertengahan Mei 2015) karena bingung antara bawa serta anak-anak (5 thn dan 2 thn) atau pergi berdua saja. Dengan paparan Dellyna, I would reconsider and make some reconstruction plan on this Europe trip.

    Cheers,
    Thres Hutabarat

  20. Assalamualaikum Tuan/Puan.

    Salam dari Elang Lombok Tour.
    Kalau Tuan/Puan nak melawat ke Lombok Indonesia, jangan risau hati sila hubungi :

    ELANG LOMBOK TOUR
    Tour operator & Travel Agency

    Apa bila Tuan/Puan ingin melawat bersama family atau rakan-rakan kat Lombok island dan memerlukan kenderaan jangan risau hati, ELANG LOMBOK TOUR menyediakan PAKET TOUR dan PENGKHIDMATAN KENDERAAN dengan harga yang sangat berpatutan, dan dengan driver yang mesra, educated, baik hati,sopan dan sudah lama berpengalaman dalam memberikan pelayanan pada pelancong dari Malaysia. Menjadikan lawatan Tuan/Puan sangat berbaloi dan bermakna.

    Contact person :
    AFFANDI
    BBM 51fd8768 / IG : @pariwisatalombok
    Mobile : +62 8223 771 6583 ( WhatsApp )

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s