Tags

,

Bedah LASIK (Laser Assisted In situ Keratomileusis) sudah menjadi pilihan untuk melepaskan diri dari alat bantu penglihatan seperti kacamata atau lensa kontak. 

Selain dapat mengoreksi rabun jauh (myopia), rabun dekat (hypermetropia), dan silinder (astigmatism), LASIK juga dapat mengatasi presbyopia yaitu rabun dekat yang terjadi karena proses normal pada orang-orang berusia lebih dari 40 tahun.

setelah hampir 8 tahun saya menggunakan kacamata, akhirnya 3 bulan lalu saya menjalani operasi mata untuk mengembalikan kondisi mata saya seperti semula. melalui operasi bedah dengan teknologi Z-LASIK (lebih jauh tentang Z-Lasik bisa dilihat di sini) di JEC (Jakarta Eye Centre). Alhamdulillah operasi yang berjalan selama kurang lebih 20 menit ini berjalan dengan lancar dan akhirnya saya kembali memiliki 2 mata. (sebelumnya kan empat :D )

Postingan ini cuma untuk memberi semangat kepada teman-teman yang ingin mencoba lasik, insya Allah teknologi Z-Lasik ini aman karena tidak menggunakan pisau sama sekali sehingga tidak akan ada darah setetes pun.

Pertimbangan pribadi?

udah pasti karena ditawarin orang tua, mumpung gratis :p. tapi selain itu ada beberapa pertimbangan yang membuat saya berani untuk ambil keputusan ini :

  • lebih hemat. kalau dihitung-hitung, selama pakai kacamata setiap tahun saya harus cek rutin ke dokter mata. setelah cek pasti beli kacamata baru atau paling tidak ganti lensa. kebayang berapa biaya yang sudah dikeluarkan dari mulai awal pakai kacamata sampai tahun-tahun ke depannya.
  • anti ribet. mau gak mau kacamata akan membatasi aktifitas kita, apalagi untuk orang-orang yang telah memiliki minus tinggi. mau renang, harus punya kacamata renang khusus, mau olahraga kalau dicopot gak keliatan tapi kalau dipakai gak nyaman. belum lagi kemungkinan-kemungkinan seperti kacamata patah, lensa pecah, dsb.
  • anti soft lens. kadang saya merasa gak betah pakai kacamata. harus dibersihin, harus dijaga. tapi saya juga gak mau pakai soft lens. serem. apalagi saya orangnya jorok :p udah pasti sering iritasi kalo pake soft lens.

dari situlah saya mantap mengatakan ‘Ya‘ dan melangkahkan kaki ke tempat eksekusi.

pra-operasi

masa-masa deg-degan

 

pendaftaran dapat dilakukan via telpon. sampai disana kita cukup registrasi ulang dan kemudian mengantri untuk melakukan serangkaian test mata. kira-kira ada 4 macam test yang gunanya untuk mengetahui minus kita, ketebalan kornea, dsb (lupa :p). setelah hasil test keluar, barulah kita masuk ke ruangan dokternya untuk kemudian ditentukan bolehkah kita melakukan lasik pada saat itu juga.

syara-syarat nya :

  • Usia 18 tahun ke atas
  • Kedua mata harus dalam keadaan sehat
  • Ukuran kacamata stabil selama 6 bulan sampai dengan 1 tahun
  • Melepas soft lens selama 14 hari atau hard lens selama 30 hari berturut-turut sebelum operasi

saat eksekusi

deg-degan dan menggigil. apalagi ruangan operasi dingin banget dan remang-remang. sebelum masuk ke ruangan operasi kita diminta untuk mengganti baju operasi dan sekitar mata kita diolesin cairan-cairan kayak betadine.

selama operasi mata kita dipaksa untuk terbuka. jadi kita bisa liat gimana proses saat dokter mulai “megang-megang” bola mata kita sampai saat laser mulai menyayat kornea mata kita. saat itu kita masih bisa melihat cahaya namun semuanya buram. saat itu makin menggigil karena merasa diingatkan bahwa menjadi buta itu tidak enak, harus selalu bersyukur atas segala nikmat yang masih kita miliki. 10 menit setelah proses dimulai dari mata kiri, eksekusi pindah ke mata kanan. di dalam ruang operasi cukup 20 menit saja.  cukup berdoa dan mengikuti semua instruksi yang diberikan om dokter dan asistennya (yang ganteng :P ) insya Allah aman :)

pasca eksekusi

gogglenya

kita diberi goggle yang harus dipakai terus selama 2 hari, tujuannya agar untuk sementara waktu mata kita terhindar dari debu yang bisa menyebabkan iritasi. setelah operasi, saya diberi 2 macam tetes mata. tetes mata pertama harus diteteskan setiap satu jam sekali, dan yang satu lagi harus dipakai 4 kali sehari.

4 jam awal setelah operasi merupakan masa yang paling menyiksa, karena mata kita akan terasa amat pegal dan berair. bawaannya pengen nutup mulu (jadi dibawa tidur aja ;) ). tapi setelah 4 jam berlalu, alhamdulillah mata bisa dipakai seperti biasa, walau masih terasa aneh karena pandangan terasa begitu terang padahal gak pake kacamata.

beberapa hal yang harus diperhatikan setelah operasi diantaranya :

  • Jangan mencuci muka dengan sabun selama 2 hari
  • Jangan memakai kosmetik selama 1 minggu
  • Tidak boleh berenang selama 3 bulan
  • Rutin melakukan check ke dokter dalam kurun waktu berikut:
    • satu hari setelah operasi
    • satu bulan setelah operasi
    • tiga bulan setelah operasi
    • satu tahun setelah operasi

Mata kita akan butuh penyesuaian selama minggu pertama, biasanya gejalanya mata jadi gampang kering atau ketika bangun tidur terasa silau. tinggal ditetes aja pake obat yang dikasih dan semua akan baik-baik saja. :)

so, have no doubt guys :)