Tulisan ini terinspirasi seorang dosen saya yang baik hati, ibu ayu. kuliah Sistem Informasi Intelijen hari itu  membahas mengenal DSS (Decision Support System) dan KMS (Knowledge Management System). Poin kedua lah yang kemudian menjadi dasar tulisan ini.

Apa itu Knowledge Management System?

Knowledge Management System (KM System) refers to a (generally IT based) system for managing knowledge in organizations for supporting creation, capture, storage and dissemination of information (source : wikipedia)

kalau kata si ibu, KMS berfungsi memindahkan pengetahuan yang bersifat tacit (pengetahuan yang masih ada di benak atau pemikiran kita) menjadi bersifat explicit (pengetahuan yang dikeluarkan dan disimpan dalam suatu media). Nah, ternyata di kegiatan kuliah sehari-hari kita bisa membuat KMS sederhana sendiri. gampang banget. gimana caranya? mencatat!

mencatat di kelas, ilmu yang diberikan oleh dosen masih tacit, jadikan itu explicit dengan memindahkannya ke atas kertas binder kita. karena semestinya kita belajar bukan hanya untuk ujian kan? mungkin tipe belajar kita adalah mendengarkan, tapi apakah semua yang kita dengar bisa selamanya ada di dalam otak kita?

kalau saya selama ini, mencatat biasanya dilakukan sebagai obat bosan. karena punya penyakit susah tidur di kelas. jadi bisa disimpulkan, semakin warna-warni catatan saya, menandakan semakin membosankan mata kuliah itu. :p

berarti mulai sekarang niatnya harus lebih diikhlaskan lagi, diluruskan kembali. mencatat untuk menyimpan ilmu dengan lebih baik lagi. siapa tau suatu saat kita butuh lagi. dan kalau catatannya dipinjem sama teman, berarti udah termasuk bagi-bagi ilmu juga bukan ya? kan kata kakek, ilmu itu satu-satunya harta yang gak akan habis ketika dibagi.. :)